cara mengatasi cegukan pada bayi

Infosehat.id – Seperti halnya pada orang dewasa, cegukan juga dapat dialami bayi bahkan ketika masih 6 bulan dikandungan. Maka tak heran jika beberapa ibu yang sedang mengandung akan mengalami sensasi gerak pada bayi yang disebabkan bayi cegukan. Bagi orang tua yang baru mempunyai bayi, mungkin akan merasa panik ketika bayinya mengalami cegukan. Sebenarnya untuk mengatasi bayi cegukan tidak perlu tindakan yang berlebihan, sebab umumnya cegukan akan hilang dengan sendirinya. Namun jika cegukan berlangsung ketika jam makan atau tidur bayi tentunya akan mengganggu aktivitasnya. Oleh sebab itu, sebagai orang tua khususnya ibu dirasa perlu untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi cegukan pada bayi.

Penyebab Cegukan Pada Bayi

Dalam dunia medis, cegukan disebut dengan singultus. Pada dasarnya cegukan disebabkan oleh kontraksi diafragma. Diafragma yaitu lembaran besar otot yang berada di bawah paru-paru, yang bersama dengan otot-otot antar tulang iga membuat kita dapat bernafas.

Cegukan pada bayi umumnya disebabkan oleh beberapa hal berkut:

Kekenyangan

Terbanyak makan atau menyusu dapat menyebabkan otot diafragma mengalami kejang dan mengakibatkan cegukan.

Terlalu banyak menelan udara

Selain kekenyangan faktor cegukan pada bayi yaitu terlkau menelan banyak udara.

Perubahan suhu di dalam tubuh

Perubahan suhu dalam tubuh bayi dapat menyababkan cegukan. Bayi yang baru lahir belum dapat menjaga suhu tubuhnya agar stabil, oleh sebab itu orang tua disarankan untuk selalu menjaga suhu tubuh bayi agar tetap hangat dan nyaman.

Pola makan ibu

Cegukan pada bayi seringkali disebabkan oleh pola makan ibu. Apapun yang dikonsumsi ibu, nutrisi makanan dan minumannya akan mengalir ke bayi melalui ASI. Bayi akan lebih mungkin mengalami cegukan bila ibu mengonsumsi makanan seperti, kacang, telur, kafein, coklat, buah jeruk dan produk kedelai sebelum menyusui bayi. Oleh sebab itu, bagi ibu menyusui hindari mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan cegukan setidaknya satu jam sebelum menyusui bayi.

Diafragma belum matang

Diafragma yang belum matang seringkali mengalami kontraksi tiba-tiba dan tidak teratur sehingga menyebabkan cegukan pada bayi. Seiring bertambahnya usia bayi diafragma beserta otot di perut dan tulang rusuk menjadi singkron dan lebih kuat, yang secara bertahap akan menurunkan frekuensi cegukan.

GERD (gastrointestinal reflux disease)

GERD atau sering juga disebut dengan penyakit reflux asam lambung merupakan penyebab lain dari cegukan pada bayi. Jika bayi cegukan di sebabkan oleh GERD maka anda membutuhkan bantuan medis untuk mengatasinya.

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

1. Biarkan bayi bersendawa

Bersendawa dapat memberikan ruang bagi udara yang terjebak di dalam perut yang menyebabkan cegukan pada bayi. Anda dapat membuat bayi agar bersendawa dengan cara menyusuinya, karena gerakan menyusui dapat membantu diafragma bayi anda menjadi lebih rileks dan menghentikan cegukan.

2. Beri sesuatu untuk diisap

Cara mengatasi bayi cegukan selanjutnya yaitu dengan memberi bayi sesuatu untuk diisap seperti dot, empeng atau putting ibu. Gerakan mulut serta tipuan sedotan di perut bayi akan merangsang sendawa dan menghentikan cegukan pada bayi.

3. Atur posisi bayi

Selanjutnya anda dapat mengatur posisi bayi dengan kondisi tegak berdiri, bisa juga dengan menggendong sebagai cara mengatasi cegukan pada bayi. Selain itu anda juga dapat menepuk nepuk bagian belakang bayi dengan lembut untuk membantu gas di perut agar naik.

4. Jaga suhu tubuh bayi

cegukan pada bayi dan cara mengatasinya

Bayi cegukan salah satunya disebabkan oleh suhu tubuhnya yang tidak stabil, oleh sebab itu sebagai orang tua selalu pastikan agar suhu tubuh bayi selalu hangat dan nyaman. Hindari penggunaan AC dan suhu dingin pada bayi.

Waspadai Cegukan yang terus menerus

Perlu diketahui, normalnya cegukan pada bayi berlangsung sekitar 10 menit dan dapat behenti dengan sendirinya. Namun jika cegukan berlangsung terus menerus dan tak kunjung berhenti, bisa jadi itu merupakan indikasi menderita gastroesophageal reflux , yaitu terjadinya aliran balik asam lambung ke kerongkongan. Selain cegukan, berikut yang perlu anda ketahui beberapa gejala reflux pada bayi :

  • Sakit perut dan muntah setelah makan
  • Bayi sering melengkungkan punggungnya secara berlebihan setelah atau selama makan
  • Meludah dan berliur lebih sering dari biasanya
  • Bayi lebih sering menangis dari biasanya

Jika menemukan tanda-tanda tersebut, maka segeralah konsultasikan kondisi bayi anda ke dokter.

Tips Mencegah Cegukan Pada Bayi

Menyusui bayi dalam kondisi tenang

Jika bayi anda sering mengalami cegukan, cobalah untuk menyusuinya dalam keadaan tenang. Hal ini akan menekan kemungkinan cegukan selama menyusui dan setelahnya.

Menyusui lebih sering

Masalah cegukan dapat diatasi dengan menyusui dalam jumlah kecil dalam interval yang lebih pendek. Hal tersebut akan mencegah bayi merasa lapar dan memastikan bayi tetap tenang dan tidak rewel.

Posisikan bayi anda agar tetap tegak selama 20 sampai 30 menit setelah makan

Bagi para bunda, sebaiknya jangan terlalu berlebihan dalam menyikapi cegukan pada bayi. Serta jangan sembarangan cara mengatasi cegukan pada bayi  berdasarkan mitos yang anda dengar. Jika cegukan pada bayi berlangsung terus menerus dan berlarut-larut, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Baca Artrikel Menarik Lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here