Bahaya dan Dampak Negatif Gadget Bagi Anak

Infosehat.id –  Di era globalisasi ini gadget seakan menjadi kebutuhan sehari hari. Mulai dari balita hingga usia lanjut semua tidak lepas dari perangkat satu ini. Namun tahukah anda bahwa gadget mempunyai dampak negatif pada tubuh kita, Khususnya pada anak balita. Sebagai orang tua harusnya kita bijak dalam memberikan gadget pada anak, khususnya pada anak umur dibawah 12 tahun.  Sebab  gadget dapat menghambat tumbuh kembang otak, mental bahkan fisiknya.  Banyak orang tua yang telah mengetahui akan bahaya dan dampak negatif gadget bagi anak, namun sering kali mereka memilih untuk memberikan gadget pada anak dengan alasan supaya mereka diam dan tidak menganggu aktifitas orang tua atau dengan alasan-alasan yang lain.

Perhimpunan Dokter Anak di Kanada dan Akademi Dokter Anak di Amerika  menegaskan, bahwa anak umur 0-2 tahun tidak boleh terpapar oleh teknologi sama sekali. Kemudian anak umur 3-5 tahun dibatasi hanya 1 jam sehari. Sedangkan anak umur 6-18 tahun dibatasi hanya 2 jam perhari.

Untuk menambah wawasan serta pengetahuan anda tentang bahaya gadget bagi anak, berikut ini adalah  13 bahaya serta dampak negatif gadget bagi anak:

Bahaya serta dampak negatif gadget bagi anak

1. Ketergantungan

13 Bahaya dan Dampak Negatif Gadget Bagi Anak

Menghabiskan waktu terlalu lama di depan gadget dapat menyebabkan kecanduan atau ketergantungan. Penelitian menyebutkan, bahwa 1 dari 11 anak yang berusia antara 8-18 tahun mengalami kecanduan gadget.

2. Mengganggu pertumbuhan otak anak

Gadget juga dapat menggangu pertumbuhan otak anak. Anak usia 0-2 tahun merupakan masa-masa otak anak tumbuh dengan cepat, pertumbuhan ini terjadi hingga anak berusia 18 tahun. Dalam masa pertumbuhan ini usahakan orang tua selalu mengontrol penggunaan gadget pada anak.

Stimulasi yang berlebih dari gadget (hp, televisi, radio, internet dll) pada otak anak yang sedang berkembang, dapat menyebabkan gangguan dalam proses belajar, keterlambatan kognitif, menigkatkan sifat impulsive, tantrum, serta menurunnya kemampuan anak untuk mandiri.

3. Ketidakstabilan emosi

Terlalu lama bermain dengan gadget dan melihat konten-konten yang ada di internet khususnya konten kekerasan dapat menyebabkan ketidakstabilan emosi. Dengan mengonsumsi video serta game dengan muatan konten kekerasan dapat menjadikan emosi menjadi tidak stabil dan cenderung emosional. Terlebih lagi jika hal ini terjadi pada anak dibawah umur. Anak-anak cenderung meniru apa yang mereka tangkap dengan indera mereka, tidak peduli apakah itu konten dengan muatan positif maupun konten dengan muatan negatif.  

4. Gangguan mental

Penelitian di Bristol University  tahun 2010 mengungkapkan, bahaya penggunaan gadget pada anak dapat meningkatkan risiko depresi, autisme, kelainan bipolar, psikosis, gangguan kecemasan, kurang atensi, dan perilaku bermasalah lainnya.

5. Obesitas

Obesitas juga merupakan salah satu dampak negatif dari gadget. Terlalu lama berdiam diri dan asik menggunakan gadget akan menyebabkan seseorang malas bergerak. Jika hal ini terjadi terus menerus maka lemak yang ada dalam tubuh tidak akan mengalami pembakaran dan terjadi penimbunan. Karena lemak yang seharunya terbakar menjadi energi untuk aktifitas sehari hari akan mengendap di dalam tubuh karena kurangnya gerak. Menumpuknya lemak yang ada dalam tubuh akan menyebabkan kenaikan berat badan yang drastis hingga mengalami obesitas.

6. Susah tidur

Dampak negatif gadget selanjutnya yaitu membuat anak susah tidur. Hal ini disebabkan karena hampir semua layar gadget mengeluarkan blue light yang menyerupai cahaya siang hari. Cahaya tersebut dapat mengirimkan sinyal yang salah pada otak dan membingungkan bagi tubuh manusia. Jadi sebisa mungkin hindari penggunaan gadget di jam-jam tidur pada anak.

7. Kurang gerak

Dampak Negatif Gadget Bagi Anak infosehat.id

Umumnya anak-anak mempunyai kebiasaan untuk terus bergerak, berlari, lompat-lompatan dan bermain. Hal tersebut dapat membantu pertumbuhan fisik anak menjadi lebih sehat dan kuat. Namun di era yang semakin maju ini sering kali kita dapati anak-anak yang lebih memilih menghabiskan waktunya di depan gadget ketimbang harus bergerak dan bermain. Hal ini tentu memiliki dampak buruk bagi anak, anak menjadi malas bergerak dan dapat menimbulkan obesitas.

8. Gangguan pada mata

Terlalu sering menatap layar gadget juga dapat berdampak buruk pada mata semisal mata menjadi buram, mata kering dan gangguan mata yang lain. Oleh karena itu selalu pantau penggunaan gadget anak anda, pastikan untuk menjaga jarak pandang anak dengan layar gadget. Selain itu atur tingkat kecerahan layar, jangan terlalu terang dan pastikan untuk istirahat setiap 10-20 menit.

9. Konsentrasi berkurang

Terlalu lama menggunakan gadget ternyata dapat berdampak pada berkurangnya tingkat konsentrasi anak terhadap sesuatu. Cepatnya perkembangan serta banyaknya jenis konten di internet menuntut anak untuk dapat mengikutinya, hal ini menjadi sebab ketidak fokusan anak terhadap suatu hal.

10. Radiasi emisi

Anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi dibandingkan dengan orang dewasa. Karena otak dan sistem imun anak masih dalam tahap berkembang. Gadget merupakan perangkat yang mampu memaparkan radiasi kedalam tubuh.

Tahukah anda bahwa paparan radiasi yang di hasilkan gadget dalam frekuensi sedang dan berkala mampu menyebabkan kanker. Bahkan WHO sendiri pada bulan Mei 2011 memasukkan ponsel dan gadget tanpa kabel lainnya dalam kategori risiko B2 (penyebab kemungkinan kanker) hal tersebut disebabkan karena radiasi emisi oleh alat tersebut.

Selain itu, kebiasaan membawa handphone di saku celana atau baju dapat memicu terjadinya kanker payudara dan kanker kulit. Berlama-lama menyangga laptop di paha juga dapat memicu sel-sel kanker lainnya.

11. Sakit pada area punggung

Kebiasaan menggunakan gadget dengan posisi duduk yang salah dapat memicu terjadinya sakit punggung. Hal ini akan menjadi lebih parah jika tulang  anda atau anak anda sangat rapuh dan kurang nutrisi. Tidak hanya punggung saja, hal ini juga berlaku pada bagian tubuh lain. Karena jika berlama lama pada posisi yang salah maka bagian tubuh tersebut akan terasa sakit.

12. Gangguan interaksi sosial

Penggunaan gadget yang terlalu berlebihan akan menyebabkan permasalahan baru lain terkait interaksi sosial dengan orang sekitar. Kesibukan bermain gadget dapat menyita waktu kebersamaan dengan orang-orang sekitar. Jika anak terbiasa menggunakan gadget tanpa berinteraksi dengan teman sejawatnya, maka di khawatirkan anak cenderung minder untuk berinteraksi sosial. Selain itu terlalu sibuk bermain gadget dan media sosial juga dapat memicu konflik yang tidak diinginkan antara anda dan teman-teman anda.

Memberikan gadget pada anak memang jalan termudah yang biasa dilakukan untuk membuat anak diam dan tidak mengganggu aktifitas orang tua. Namun sebagai orang tua, bijak-bijaklah dalam memberi gadget pada anak. Setelah mengatahui bahaya serta dampak negatif gadget bagi anak di harapkan para orang tua untuk selalu memantau dan mengontrol penggunaan gadget pada anak agar tumbuh kembang anak tidak terganggu karena paparan teknologi yang berlebihan.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here